Kapolres Pegaf Klarifikasi Salah Ketik Nama Warinussy, Sampaikan Permohonan Maaf

Kapolres Pegunungan Arfak (Pegaf) AKBP Dr. Bernadus Okoka, S.E., S.H., M.H.
banner 120x600
banner 468x60

MANOKWARI — Kapolres Pegunungan Arfak AKBP Dr. Bernadus Okoka, S.E., S.H., M.H. memberikan klarifikasi terkait penggunaan marga “Warinusi” dalam pesan WhatsApp yang ditujukan kepada Yan Christian Warinussy, S.H.

Kapolres Pegaf menjelaskan bahwa penulisan tersebut terjadi karena kesalahan pengetikan pada keyboard telepon selulernya dan bukan dilakukan dengan sengaja maupun dengan maksud tidak menghormati Yan Christian Warinussy.

“Kepada wartawan, saya menyampaikan memang benar tadi saya WhatsApp dengan menyebut marganya. Karena pengetikan saya di HP, keyboard-nya otomatis mengetik marga dengan tulisan ‘Warinusi’ tanpa menyebut ‘Pak’, dan penulisannya salah. Itu bukan karena sengaja,” jelas Bernadus Okoka. Rabu, (19/8/2026).

Ia mengatakan, keberatan dan koreksi yang disampaikan Yan Christian Warinussy diterimanya sebagai bahan pembelajaran pribadi agar lebih berhati-hati dalam berkomunikasi, terutama ketika mengirim pesan melalui telepon seluler.

“Saya terima koreksinya sebagai pembelajaran buat saya pribadi, agar tidak terburu-buru mengirim pesan walaupun niat saya baik. Sekali lagi saya mohon maaf atas ketidaknyamanan dalam penulisan nama,” ujarnya.

Bernadus menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk merendahkan ataupun bersikap tidak sopan kepada Yan Christian Warinussy.

Menurutnya, sebagai sesama orang Papua, ia memahami bahwa penyebutan marga memiliki makna penting dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Papua.

“Bagi orang Papua, memanggil marga adalah bentuk kehormatan yang sangat tinggi. Marga bukan sekadar nama, tetapi merupakan identitas dan silsilah leluhur, sekaligus kebanggaan atas suku dan asal-usul seseorang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa maksudnya saat itu adalah memanggil Yan Christian Warinussy dengan marganya sebagai bentuk penghormatan. Namun, kesalahan pada keyboard membuat penulisan nama tersebut berbeda dari yang seharusnya.

“Saya bermaksud memanggil Pak Yan Christian Warinussy dari marganya, tetapi keyboard mengetik berbeda. Tidak ada niat tidak sopan terhadap Pak Yan Christian Warinussy. Beliau orang hebat dan saya menerima kritiknya sebagai pembelajaran dalam berkomunikasi,” katanya.

Kapolres Pegaf juga menyampaikan bahwa dirinya telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Yan Christian Warinussy.

“Saya sudah menyampaikan permohonan maaf saya kepada Pak Yan Christian Warinussy dan saya juga sudah mendapat teguran dari pimpinan. Semoga klarifikasi saya ini bisa diterima,” pungkasnya. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90