JAYAPURA — Pimpinan Cabang PT Modern Widya Technical Cabang Jayapura, David Johan, ST, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai tewasnya lima pekerja akibat penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.
Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul pemberitaan yang mengaitkan lima korban dengan PT Modern Widya Technical. David Johan menegaskan bahwa kelima korban yang tewas dalam insiden tersebut bukan merupakan karyawan PT Modern Widya Technical.
Sebelumnya, KOMPAS.com dan Tribunnews memberitakan bahwa lima pekerja jalan PT Modern dilaporkan tewas setelah diserang dan ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Minggu (2/8/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang diberitakan, penyerangan terjadi sekitar pukul 19.00 WIT. Sekelompok orang tak dikenal disebut mendatangi camp para pekerja dan kemudian melakukan penembakan.
Atas pemberitaan tersebut, PT Modern Widya Technical melalui Pimpinan Cabang Jayapura memberikan klarifikasi bahwa kelima korban dalam insiden tersebut bukan merupakan karyawan perusahaan.
Perusahaan berharap klarifikasi ini dapat menjadi rujukan agar informasi mengenai identitas dan hubungan para korban dengan perusahaan tidak berkembang menjadi informasi yang keliru di tengah masyarakat.
Pimpinan Cabang PT Modern Widya Technical Cabang Jayapura, David Johan, ST, ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa berita tersebut tidak benar.
“Tidak benar pak,” singkat Pimpinan Cabang PT Modern Widya Technical Cabang Jayapura, David Johan, kepada wartawan. Rabu, (12/8/2026).

















