Kematian Yanto Indorway Dinilai Tak Wajar, Warinussy Desak Visum, Otopsi, dan Forensik Digital

banner 120x600
banner 468x60

MANOKWARI – Advokat dan Pembela Hak Asasi Manusia (Human Rights Defender/HRD), Yan Christian Warinussy, SH, selaku kuasa hukum keluarga almarhum Yanto Indorway, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian serta masyarakat adat di sekitar kawasan Air Terjun Memti yang telah bekerja keras melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi telah meninggal dunia.

Menurut Warinussy, upaya yang dilakukan aparat kepolisian bersama masyarakat adat patut diapresiasi sebagai bentuk kepedulian dan kerja sama dalam proses pencarian korban.


“Kami terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada pihak Kepolisian dan juga masyarakat adat di sekitar kawasan Air Terjun Memti yang telah bekerja keras hingga berhasil menemukan almarhum Yanto Indorway,” ujar Warinussy. Senin, (27/7/2026).


Meski demikian, ia menegaskan bahwa keluarga tetap berkomitmen mengawal proses hukum karena menilai kematian almarhum masih menyisakan sejumlah pertanyaan yang harus dijawab melalui proses penyelidikan yang profesional, objektif, dan berbasis pembuktian ilmiah.


“Keluarga tetap konsisten mendorong agar proses hukum dilanjutkan secara menyeluruh, karena kami menilai kematian almarhum Yanto Indorway perlu diungkap secara terang sehingga penyebab sebenarnya dapat diketahui,” tegasnya.


Sebagai langkah awal, Warinussy meminta agar jenazah segera diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke RSUD Manokwari guna dilakukan visum et repertum.


Selain itu, pihak keluarga juga akan mendesak penyidik agar dilakukan otopsi terhadap jenazah untuk mengetahui ada atau tidaknya dugaan jejak kekerasan maupun penyebab kematian secara medis.


Tidak hanya itu, Warinussy juga meminta agar aparat penegak hukum melakukan penelusuran forensik digital terhadap perangkat elektronik atau jejak digital milik korban guna memperoleh gambaran utuh mengenai aktivitas terakhir almarhum sebelum ditemukan meninggal dunia.


“Melalui visum, otopsi, dan penelusuran digital forensik, diharapkan dapat diketahui apakah kematian almarhum murni akibat kecelakaan atau terdapat indikasi lain, termasuk kemungkinan adanya unsur kekerasan. Ketiga langkah tersebut sangat penting untuk mengungkap fakta yang sebenarnya,” jelas Warinussy.


Ia menegaskan bahwa keluarga berharap penyelidikan dilakukan secara transparan, independen, dan sesuai ketentuan hukum sehingga hasilnya dapat memberikan kepastian hukum sekaligus rasa keadilan bagi keluarga almarhum Yanto Indorway.


“Kami percaya penyidik akan bekerja secara profesional. Yang kami harapkan adalah seluruh proses dilakukan secara ilmiah dan berdasarkan alat bukti, sehingga penyebab kematian almarhum benar-benar terungkap tanpa menyisakan keraguan,” pungkasnya. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90