MANOKWARI – Dugaan aktivitas judi toto gelap (togel) di wilayah Kabupaten Manokwari kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak menilai praktik perjudian tersebut masih berlangsung dan belum mendapat penindakan hukum yang optimal dari aparat penegak hukum.
Sorotan semakin menguat setelah Kapolresta Manokwari, Kombes Pol. Ongky Isgunawan, S.I.K., belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan awak media terkait dugaan aktivitas judi togel di wilayah hukumnya.
Belum adanya respons dari Kapolresta tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat mengenai langkah dan komitmen kepolisian dalam memberantas praktik perjudian yang dilarang oleh hukum di Indonesia.
Sejumlah pemerhati hukum dan masyarakat berharap kepolisian segera memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi di ruang publik. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari Yan Christian Warinussy SH juga mendorong agar aparat kepolisian melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap setiap informasi maupun laporan mengenai dugaan praktik perjudian togel yang masih beroperasi di Kabupaten Manokwari.
“Jika ditemukan bukti yang cukup, penindakan sesuai ketentuan hukum diharapkan dilakukan tanpa pandang bulu,” kata Warinuusy. Jumat, (3/7/2026).
Warinussy juga mengungkapkan, jangan sampai Aparat Penegak Hukum hanya menjadi boneka bagi bandar togel yang leluasa membuka aktivitas haram tersebut.
“Hukum jangan dikalahkan oleh mafia judi, aktivitas haram ini sudah lama berjalan tapi tidak ada tindakan. Saya pikir kinerja Kapolresta perlu di evaluasi,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolresta Manokwari Kombes Pol. Ongky Isgunawan, S.I.K. belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan awak media.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi apabila yang bersangkutan memberikan penjelasan di kemudian hari. (Udir Anas Saiba)















