BOVEN DIGOEL – Warga Kampung Persatuan, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di kamar kos yang berada di Jalan Ampera, Senin (4/5/2026).
Korban diketahui bernama Yance Rumbrar (40), seorang pekerja swasta yang berdomisili di Jalan Ampera II, Kampung Persatuan.Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Reskrim menjelaskan, laporan penemuan mayat diterima pihak kepolisian sekitar pukul 10.15 WIT.
Setelah menerima laporan tersebut, personel piket SPKT bersama piket Satreskrim langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.45 WIT dan segera melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, serta menyiapkan proses evakuasi jenazah.Korban ditemukan dalam posisi terbaring di atas kasur dengan posisi tubuh menyamping ke kiri.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.Namun, petugas menemukan cairan darah keluar dari bagian mulut dan hidung korban.
Di dalam kamar, polisi juga menemukan beberapa botol minuman keras jenis Wiro, sebagian masih dalam kondisi baru dan sebagian lainnya diduga sudah dikonsumsi.
Meski demikian, kondisi kamar kos korban terlihat bersih dan rapi.Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir terlihat bersama salah satu rekannya pada Minggu pagi (3/5/2026).
Setelah itu korban diketahui masuk ke kamar untuk beristirahat.Hingga keesokan harinya korban tidak merespon panggilan dari saksi maupun warga sekitar.
Karena curiga, saksi bersama warga akhirnya membuka paksa pintu kamar dan menemukan korban sudah meninggal dunia.Sekitar pukul 12.15 WIT, petugas mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Boven Digoel untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.
Dalam penanganan kasus tersebut, polisi telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari menerima laporan, mengamankan lokasi dengan pemasangan garis polisi, melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, hingga membuat laporan polisi serta permintaan visum et repertum (VER).
Saat ini Satreskrim Polres Boven Digoel masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa saksi tambahan, berkoordinasi dengan tim medis dan forensik, serta mengumpulkan alat bukti lainnya.
Polres Boven Digoel juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi terkait penyebab kematian korban sebelum hasil pemeriksaan resmi keluar. (*)















