Keluarga Almarhum Yanto Indorway Sambangi Advokat Yan Christian Warinussy SH, Desak Polda Papua Barat Buka Hasil Lab Forensik Mabes Polri

banner 120x600
banner 468x60

MANOKWARI – Kuasa hukum keluarga almarhum Yanto Indorway, Advokat Yan Christian Warinussy, SH, mendesak aparat penegak hukum mengusut secara menyeluruh kasus kematian presenter TVRI Papua Barat yang juga dikenal sebagai vlogger dan konten kreator tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Yan Christian Warinussy setelah bertemu dengan keluarga Yanto Indorway di kediamannya, Selasa (25/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, keluarga bersama tim kuasa hukum menyepakati untuk terus mengawal proses penyelidikan hingga kasus tersebut memperoleh titik terang.

Warinussy mengatakan, proses penyelidikan saat ini tidak hanya ditangani Polres Pegunungan Arfak, tetapi juga mendapat dukungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat.

Menurutnya, keterlibatan Polda Papua Barat diharapkan dapat memperkuat proses pengungkapan perkara secara objektif dan menyeluruh.

“Pertama, keluarga dan kami tim kuasa hukum menginginkan supaya kasus ini diungkap secara detail dari semua aspek,” ujar Warinussy.

Ia menilai latar belakang pekerjaan Yanto sebagai presenter, vlogger, dan konten kreator juga perlu menjadi bagian dari pendalaman penyidik.

Menurut Warinussy, Yanto selama ini aktif membuat karya dan mengangkat berbagai objek wisata serta keindahan alam di Papua Barat.

“Kami ingin supaya dilihat dari sisi pekerjaan Yanto sebagai seorang presenter, sebagai seorang vlogger, sebagai seorang konten kreator yang mempunyai karya-karya seni yang luar biasa,” katanya.

Warinussy menyebut keluarga menduga kematian Yanto berkaitan dengan aktivitasnya sebagai seorang konten kreator yang kerap mengungkap keindahan alam.

Ia mengatakan dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap seluruh informasi yang berkaitan dengan aktivitas korban sebelum meninggal dunia.

Selain itu, pihak keluarga dan kuasa hukum meminta kejelasan mengenai hasil pemeriksaan forensik yang dilakukan di Jakarta.

Warinussy mengatakan pihaknya memperoleh informasi bahwa hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polri telah tersedia.Karena itu, ia menagih komitmen Kapolda Papua Barat yang sebelumnya, menurut Warinussy, telah menyampaikan kepada keluarga bahwa hasil pemeriksaan atau autopsi akan diinformasikan kepada keluarga maupun melalui tim kuasa hukum.

“Kami ingin sekali memperoleh informasi tersebut,” tegasnya.

Warinussy juga meminta penyidik tidak berhenti pada pemeriksaan terhadap dua orang saksi. Ia mendorong agar seluruh pihak yang disebut dalam informasi maupun pemberitaan di media sosial diperiksa untuk memastikan rangkaian peristiwa yang dialami Yanto.

Termasuk pihak yang disebut dengan nama “Mr. Brown”, seorang anggota atau perwira kepolisian yang disebut pernah bertemu dengan korban, serta pihak lain yang diduga bertemu dengan Yanto dalam perjalanan menuju kawasan air terjun.

Menurutnya, apabila terdapat anggota kepolisian atau pihak internal yang mengetahui lebih banyak mengenai peristiwa tersebut, mereka juga perlu dimintai keterangan agar perkara dapat dibuka secara terang.

Warinussy bahkan meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri mempertimbangkan pemeriksaan terhadap Kapolres Pegunungan Arfak AKBP Dr. Benjamin Okoka.

Ia mengatakan permintaan tersebut didasarkan pada kesan keluarga yang menilai adanya sikap yang dianggap terlalu berpihak kepada dua orang saksi yang saat ini disebut masih diamankan di Polres Pegunungan Arfak.

Warinussy menegaskan hal itu merupakan dugaan dan penilaian yang perlu diuji melalui pemeriksaan resmi.

“Kalau bisa, Kapolda dan Kapolri menonaktifkan beliau dari jabatannya supaya diproses, diperiksa, didalami, termasuk diperiksa juga apakah dia punya potensi terlibat di dalam perkara ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, keluarga dan tim kuasa hukum akan menempuh sejumlah langkah hukum untuk mengawal proses penyelidikan.

Warinussy menegaskan pihaknya berharap penyidik dapat bekerja secara profesional, transparan, dan mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan meninggalnya Yanto Indorway.

“Kami akan terus mengawal proses penyelidikan daripada perkara ini,” pungkasnya. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90