JAYAPURA – Bupati Jayapura Yunus Wonda mengungkapkan bahwa Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memberikan respons positif atas undangan untuk menghadiri Festival Danau Sentani (FDS) 2026. Undangan tersebut disampaikan langsung saat pertemuan di Jakarta pada Jumat (3/7/2026).
Kabar itu disampaikan Yunus Wonda usai memimpin apel di Sentani, Senin (6/7/2026). Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut dirinya didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kami sudah bertemu langsung dan menyampaikan undangan untuk hadir di Festival Danau Sentani. Selain itu, kami juga menyampaikan beberapa hal terkait kebutuhan pembangunan di Kabupaten Jayapura, terutama sektor infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan,” kata Yunus.
Menurut Yunus, Wakil Presiden menyambut baik undangan tersebut dan pada prinsipnya menyatakan keinginan untuk hadir secara langsung apabila tidak berbenturan dengan agenda kenegaraan.
“Beliau pada prinsipnya ingin hadir. Kalau tidak ada kendala jadwal, kami berharap Wakil Presiden bisa datang menyaksikan langsung Festival Danau Sentani,” ujarnya.
Selain mengundang Wakil Presiden, Pemerintah Kabupaten Jayapura juga memanfaatkan pertemuan itu untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan daerah kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan di Kabupaten Jayapura.
Menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, Yunus meminta seluruh perangkat daerah memaksimalkan persiapan pelaksanaan Festival Danau Sentani yang tinggal sekitar satu bulan lagi. Seluruh aspek penyelenggaraan diminta dipastikan berjalan baik agar festival berlangsung sukses.
Sebagai bagian dari kesiapan kawasan, lokasi Festival Danau Sentani juga akan digunakan sebagai tempat pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Langkah ini sekaligus menjadi uji coba kesiapan fasilitas sebelum festival berlangsung.Yunus menegaskan, kawasan Festival Danau Sentani tidak hanya dipersiapkan untuk pelaksanaan agenda tahunan, tetapi juga akan dikembangkan menjadi kawasan wisata terpadu dan pusat kuliner khas Sentani yang mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Jayapura, lanjutnya, telah melakukan penimbunan lahan di kawasan tersebut guna mengatasi persoalan genangan air yang selama ini kerap terjadi. Dengan kondisi kawasan yang lebih tinggi, lokasi festival diharapkan lebih aman dari ancaman banjir maupun kenaikan permukaan air Danau Sentani.
“Kami ingin setiap kegiatan yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak nyata, bukan hanya ramai saat festival berlangsung, tetapi mampu menggerakkan sektor pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang,” tegas Yunus.
Sementara itu, Ketua LSM BPI KPNPA RI Wilayah Papua, Hardin Otong, memberikan apresiasi atas langkah Bupati Jayapura yang secara langsung mengundang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri Festival Danau Sentani 2026.
“Saya mengapresiasi Bupati Jayapura Yunus Wonda yang telah mengundang langsung Wakil Presiden untuk hadir di Festival Danau Sentani. Ini merupakan momentum yang sangat luar biasa bagi Kabupaten Jayapura maupun Papua,” ujar Hardin.
Menurut Hardin, Festival Danau Sentani layak didorong menjadi agenda nasional karena memiliki potensi besar sebagai etalase budaya Papua sekaligus mampu menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Festival Danau Sentani memiliki daya tarik budaya yang sangat kuat. Jika terus dikembangkan sebagai agenda nasional, festival ini akan menjadi magnet bagi wisatawan dari berbagai negara dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Festival Danau Sentani agar para tamu yang datang merasa aman dan nyaman.
“Mari kita sukseskan Festival Danau Sentani dengan menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif. Dengan begitu, dunia akan melihat bahwa Papua adalah daerah yang aman, ramah, dan siap menerima kunjungan wisatawan dari berbagai penjuru,” pungkas Hardin. (*)

















