SORONG – Keamanan tidak selalu dimulai dari sirene patroli atau langkah penindakan aparat. Terkadang, keamanan justru tumbuh dari sebuah pertemuan sederhana, percakapan penuh keakraban, serta kesediaan untuk saling mendengar antara polisi dan masyarakat.
Semangat itulah yang diwujudkan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Papua Barat Daya melalui Program Prioritas Kapolri bertajuk “Kumpul Bersama Masyarakat”, yang berlangsung di rumah Ketua Kerukunan Goa, Jalan Durian, Jalur B, Aimas, Kabupaten Sorong, Rabu (4/11/2026), pukul 09.30 WIT.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dirbinmas Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Kuntoro Hermawan Mangunwidjojo, S.I.K., bersama sejumlah personel Ditbinmas dan masyarakat yang berdomisili di kawasan Jalan Durian, Jalur B, Aimas.
Program ini menjadi salah satu upaya kepolisian membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis, dialogis, dan penuh kekeluargaan.
Tidak sekadar menghadiri pertemuan, kehadiran Dirbinmas bersama personel Ditbinmas menjadi ruang komunikasi langsung bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, berbagai persoalan lingkungan, serta perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Melalui suasana pertemuan yang terbuka dan santai, Polri berupaya mendengarkan suara masyarakat sekaligus membangun kesadaran bahwa keamanan lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, program Kumpul Bersama Masyarakat juga memperkuat konsep Polisi Bersama Masyarakat. Konsep tersebut menempatkan kepolisian bukan hanya sebagai institusi yang bertugas melakukan penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial.
Ditbinmas Polda Papua Barat Daya memandang bahwa hubungan baik antara polisi dan masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Karena itu, komunikasi langsung menjadi penting agar setiap potensi gangguan keamanan dapat diketahui lebih awal, dibicarakan bersama, dan dicarikan solusi melalui pendekatan persuasif serta musyawarah.
Selain mempererat silaturahmi, masyarakat juga diajak menjaga kerukunan antarwarga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi karena berpotensi memicu kesalahpahaman maupun konflik sosial.
Pendekatan humanis tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Sebab, kepercayaan tidak cukup dibangun melalui kata-kata, tetapi harus tumbuh melalui kehadiran, kepedulian, dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Polda Papua Barat Daya melalui Ditbinmas berkomitmen melanjutkan kegiatan pembinaan masyarakat dengan mengedepankan pendekatan persuasif, komunikatif, dan humanis sebagai bagian dari pelaksanaan Program Prioritas Kapolri.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat, sehingga berbagai persoalan sosial maupun potensi gangguan keamanan dapat ditangani melalui komunikasi dan kerja sama yang baik.
Sebab, polisi tidak akan pernah mampu menjaga keamanan sendirian tanpa kepercayaan masyarakat. Dan masyarakat akan merasa lebih terlindungi ketika aparat hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk mendengar, memahami, dan merangkul.
Keamanan bukan sekadar keadaan tanpa gangguan, melainkan buah dari persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan yang terus dirawat.
Polisi Bersama Masyarakat. Bersama Menjaga Kamtibmas, Bersama Mewujudkan Papua Barat Daya yang Aman, Damai, dan Kondusif.
Narasumber: Kasubbid PID Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny S.A. Hengkelare.

















