PEGUNUNGAN ARFAK, PAPUA BARAT — Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 15 Meyah MDI Testega, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), menggelar kegiatan kerja sama dan penggalangan dana untuk mempersiapkan dua agenda penting sekolah, yakni perayaan Natal OSIS dan seminar sehari dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (14/10/2026), mulai pukul 09.00 hingga 12.10 WIT, di kebun yang berada di pinggir Kali Mejurgana. Para pengurus OSIS melaksanakan kegiatan ini sebagai bagian dari program kerja organisasi sekaligus membangun semangat gotong royong di lingkungan sekolah.
Ketua Umum OSIS SMP Negeri 15 Meyah MDI Testega, Frengky Derebi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus OSIS, kepala sekolah, para guru, serta pembina OSIS, Marten Sreklefat, S.Pd., yang terus memberikan bimbingan dan dukungan kepada para siswa.
Menurut Frengky, kegiatan tersebut bukan sekadar upaya mengumpulkan dana, melainkan juga menjadi sarana belajar bagi para siswa untuk membangun tanggung jawab, memperkuat kerja sama, dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini.
“Tujuan kerja sama kami hari ini adalah menggalang dana untuk mempersiapkan dua kegiatan penting, yaitu perayaan Natal OSIS dan seminar sehari dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026,” jelas Frengky.
Ia mengatakan, kedua agenda tersebut telah masuk dalam program kerja OSIS. Perayaan Natal menjadi tanggung jawab Bidang Kerohanian, sedangkan seminar sehari menjadi bagian dari program Bidang Keilmuan dan Organisasi.
Dalam upaya mendukung persiapan kegiatan, pengurus OSIS juga menyampaikan permohonan sumbangan sukarela berupa dana maupun bahan makanan kepada para guru, pimpinan sekolah, dan siswa. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pelaksanaan kedua agenda tanpa mengabaikan semangat kebersamaan dan kerelaan setiap pihak.
Frengky berharap dukungan serta kolaborasi antara pihak sekolah, para guru, pembina, dan pengurus OSIS semakin efektif ke depannya. Ia menilai, organisasi siswa merupakan ruang pembelajaran penting untuk membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, berkarakter, dan mampu memimpin.
Baginya, perayaan Natal bukan hanya menjadi momentum memperkuat iman dan persaudaraan, sementara seminar Sumpah Pemuda menjadi kesempatan bagi para siswa untuk menumbuhkan wawasan, semangat persatuan, dan kesadaran akan tanggung jawab generasi muda terhadap masa depan bangsa.
Frengky kembali menyampaikan apresiasi kepada para penasihat organisasi, pimpinan sekolah, seluruh guru, pembina OSIS, serta segenap pengurus yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap semangat gotong royong yang tumbuh melalui kegiatan ini terus terpelihara dan menjadi fondasi untuk melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang hebat dari SMP Negeri 15 Meyah MDI Testega, Kabupaten Pegunungan Arfak.
Melalui kerja bersama di pinggir Kali Mejurgana, para siswa menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak selalu dimulai dari panggung besar. Terkadang, ia tumbuh dari kerja sederhana, dari tangan-tangan yang saling membantu, dan dari tekad bersama untuk menyiapkan masa depan yang lebih baik.

















