MANOKWARI, PAPUA BARAT — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Yosak Saroi, mengajak mahasiswa asal Pegunungan Arfak untuk mengikuti seluruh rangkaian dan materi Malam Keakraban (MAKRAB) Ke-V Ikatan Mahasiswa Asal Kabupaten Pegunungan Arfak (IMAPA) Kota Studi Manokwari.
MAKRAB Ke-V resmi dibuka di Gedung KNPI Provinsi Papua Barat, Manokwari, Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 September 2026.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak Kilyon Dowansiba, Ketua Ikatan Amon Iba, Ketua Panitia Yermias Saroi, serta perwakilan alumni, Makson Mandacan, SH.
Yosak Saroi yang juga merupakan senior IMAPA mengatakan, seluruh peserta diharapkan mengikuti materi yang diberikan oleh para senior dan alumni selama kegiatan berlangsung.
Ia berharap seluruh rangkaian MAKRAB yang dilaksanakan selama tiga hari dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi peserta.
Menurut Yosak, IMAPA merupakan wadah yang menghimpun mahasiswa dari berbagai sub-suku di Kabupaten Pegunungan Arfak. Karena itu, tidak boleh ada sekat maupun perbedaan di antara mahasiswa.
“Hatam, Sougb, Meyah, Molei, kita semua satu. Tidak ada perbedaan di antara kita. Kita belajar sama-sama dan berjalan sama-sama,” pesan Yosak kepada peserta.
Ia menilai kebersamaan tersebut penting untuk membentuk karakter mahasiswa agar kelak mampu menjadi pemimpin masa depan, khususnya bagi Kabupaten Pegunungan Arfak dan Provinsi Papua Barat.
“Harapan kita, adik-adik bisa menjadi pemimpin masa depan, khususnya bagi Kabupaten Pegunungan Arfak dan umumnya Provinsi Papua Barat,” ujarnya.
MAKRAB Ke-V IMAPA tahun ini mengusung tema “Membangun Integritas, Semangat Persaudaraan antara Anggota IMAPA yang Solid, Mandiri dan Berpikir Kritis serta Berdaya Saing.”
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak sekaligus mewakili intelektual Arfak, Kilyon Dowansiba, meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai.
Menurutnya, MAKRAB merupakan kegiatan penting bagi mahasiswa karena menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan persaudaraan, sekaligus pembekalan bagi mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik dan organisasi.
“Adik-adik yang mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian sampai selesai, karena kegiatan ini sangat penting,” kata Kilyon.
Ia juga mengingatkan mahasiswa bahwa mereka datang dari kampung masing-masing ke Kota Studi Manokwari dengan tujuan utama menempuh pendidikan.
“Adik-adik datang dari kampung masing-masing dengan tujuan kuliah. Orang tua punya harapan agar kita kuliah sampai selesai,” tuturnya.
Karena itu, ia mengajak mahasiswa Pegunungan Arfak menjaga semangat belajar, menghargai perjuangan orang tua, serta membangun kebersamaan selama berada di Kota Studi Manokwari.
MAKRAB Ke-V IMAPA diharapkan menjadi momentum memperkuat solidaritas mahasiswa Pegunungan Arfak sekaligus membangun generasi muda yang berintegritas, mandiri, kritis, dan memiliki daya saing untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Penulis: Udir Anas Saiba

















