MANOKWARI, PAPUA BARAT — Penguatan kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terus didorong melalui kegiatan Penguatan BUM Desa dan Lembaga Ekonomi Desa Lainnya di Tingkat Kabupaten pada Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut resmi dibuka di Hotel Aston Niu Manokwari, Selasa (6/10/2026), dan diikuti 70 peserta yang merupakan pengurus BUMDes dari lima distrik di Kabupaten Pegunungan Arfak.
Kelima distrik tersebut yakni Distrik Hingk, Sururei, Minyambouw, Anggi, dan Anggi Gida.
Ketua Korwil TEKAD, Tastik, S.Kom., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kelembagaan dan kapasitas pengurus BUMDes di tingkat kampung.
“Menurutnya, kegiatan BUMDes ini untuk menguatkan BUMDes di kampung,” ujar Tastik saat ditemui di Hotel Aston Niu Manokwari, Selasa siang (6/10/2026).
Ia menjelaskan, sebanyak 70 peserta yang mengikuti kegiatan merupakan pengurus BUMDes dari sejumlah kampung di lima distrik. Mereka akan mendapatkan berbagai materi yang disampaikan para narasumber selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai Selasa (6/10/2026) hingga Jumat (9/10/2026).
Tastik berharap materi yang diberikan selama kegiatan dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan para pengurus BUMDes sehingga dapat diterapkan dalam pengelolaan badan usaha di kampung masing-masing.
“Harapannya, para pengurus BUMDes bisa mendapatkan tambahan wawasan dan pengetahuan melalui materi yang disampaikan oleh para narasumber,” katanya.
Menurutnya, peningkatan kapasitas pengurus menjadi salah satu hal penting agar BUMDes dapat dikelola secara lebih baik dan mampu menjalankan fungsi ekonomi di tingkat kampung.
Setelah acara pembukaan, kegiatan langsung dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para narasumber kepada seluruh peserta.
Melalui Program TEKAD tersebut, para pengurus BUMDes diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mampu mengembangkan dan menerapkannya sesuai potensi serta kebutuhan kampung masing-masing.
Dengan demikian, BUMDes diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen penggerak perekonomian masyarakat kampung di Kabupaten Pegunungan Arfak.
Penulis: Udir Anas Saiba

















