KABUPATEN SORONG, | PAPUABICARA.COM – Kaderisasi bukan sekadar menambah jumlah anggota, tetapi menyiapkan generasi muda yang memiliki iman kokoh, karakter kuat, wawasan kebangsaan, dan keberanian mengabdi kepada masyarakat. Semangat inilah yang mengemuka dalam pertemuan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Aimas Santa Monika bersama Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kementerian Agama Kabupaten Sorong, Jumat (30/10/2026).
Dalam suasana penuh keakraban, jajaran pengurus PMKRI Cabang Aimas Santa Monika periode 2025–2027 menggelar silaturahmi sekaligus audiensi dengan Kepala Seksi Bimas Katolik Kementerian Agama Kabupaten Sorong, Matelda Ribo, S.E., M.Si., di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sorong.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun komunikasi kelembagaan sekaligus memperkuat kemitraan antara PMKRI dan Bimas Katolik, khususnya dalam pembinaan mahasiswa serta pengembangan kualitas sumber daya manusia Katolik di Kabupaten Sorong.
Ketua Presidium PMKRI Cabang Aimas Santa Monika, Silvester Mate, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kesempatan berdialog langsung dengan pihak Bimas Katolik. Ia menilai audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan organisasi sekaligus membangun hubungan kerja sama yang lebih erat.
Menurut Silvester, PMKRI tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya mahasiswa Katolik, tetapi juga ruang pembentukan karakter, penguatan iman, pengembangan intelektual, serta penumbuhan kepedulian sosial dan kebangsaan.
Ia berharap komunikasi yang telah terbangun dapat berkembang menjadi kerja sama nyata dalam mendorong mahasiswa Katolik agar tumbuh sebagai generasi muda yang beriman, berintegritas, kritis, dan bertanggung jawab terhadap kehidupan Gereja, masyarakat, serta bangsa.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimas Katolik Kementerian Agama Kabupaten Sorong, Matelda Ribo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pengurus PMKRI yang telah mengambil inisiatif membangun komunikasi dengan pihaknya.
Matelda menegaskan bahwa PMKRI merupakan salah satu mitra penting dalam pembinaan generasi muda Katolik. Karena itu, ia mendorong organisasi tersebut untuk memperluas jangkauan kaderisasi dengan merekrut lebih banyak mahasiswa Katolik agar terlibat aktif dalam kehidupan organisasi.
“Kaka mendukung rekrut mahasiswa Katolik sebanyak mungkin, karena kalian yang menjadi benteng bagi agama Katolik. Jadilah 100 persen Katolik dan 100 persen Indonesia,” pesan Matelda Ribo kepada jajaran pengurus PMKRI.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki fondasi iman yang kuat, tetapi juga menjunjung tinggi nilai persatuan, toleransi, dan tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia.
Menurut Matelda, organisasi kemahasiswaan menjadi salah satu ruang strategis untuk membentuk karakter, memperdalam nilai-nilai keimanan, serta menumbuhkan kesadaran mahasiswa terhadap tanggung jawabnya bagi Gereja dan bangsa.
PMKRI Serahkan Proposal MPAB-MABIM Jilid II
Tidak hanya membangun komunikasi kelembagaan, audiensi tersebut juga dimanfaatkan PMKRI Cabang Aimas Santa Monika untuk menyampaikan rencana program kaderisasi organisasi.
Ketua Panitia Pelaksana Masa Penerimaan Anggota Baru dan Masa Bimbingan (MPAB-MABIM) Jilid II, Sisilia Faustina Uyuw Baru, secara langsung menyerahkan proposal kegiatan kepada pihak Bimas Katolik Kementerian Agama Kabupaten Sorong.
Penyerahan proposal tersebut bertujuan mengajukan dukungan bagi pelaksanaan MPAB-MABIM Jilid II yang direncanakan oleh PMKRI Cabang Aimas Santa Monika.
Kegiatan MPAB-MABIM merupakan tahapan penting dalam proses penerimaan dan pembinaan anggota baru. Melalui proses tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan visi, misi, identitas, serta nilai-nilai perjuangan PMKRI.
Lebih dari sekadar penerimaan anggota, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan iman, penanaman nilai kebangsaan, serta pengembangan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sosial mahasiswa Katolik.
PMKRI Cabang Aimas Santa Monika berharap pelaksanaan MPAB-MABIM Jilid II dapat berjalan dengan baik dan melahirkan kader-kader muda yang memiliki daya kritis, integritas, kepedulian sosial, serta semangat pelayanan.
Perkuat Kemitraan, Rawat Semangat Gereja dan Tanah Air
Silaturahmi dan audiensi tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi hubungan kemitraan yang berkelanjutan antara PMKRI Cabang Aimas Santa Monika dan Bimas Katolik Kementerian Agama Kabupaten Sorong.
Ketua Presidium Silvester Mate bersama jajaran pengurus berharap komunikasi dan dukungan yang telah dibangun dapat membuka ruang kolaborasi dalam pelaksanaan program kerja organisasi, terutama pembinaan mahasiswa dan kaderisasi melalui MPAB-MABIM Jilid II.
Dengan mengusung semangat Pro Ecclesia et Patria atau “Untuk Gereja dan Tanah Air”, PMKRI Cabang Aimas Santa Monika menegaskan komitmennya untuk membentuk generasi muda Katolik yang beriman, berkarakter, kritis, berintegritas, serta memiliki wawasan kebangsaan.
Sebab, masa depan Gereja dan bangsa tidak hanya bertumpu pada mereka yang memiliki pengetahuan, tetapi juga pada generasi muda yang berani mengambil bagian, menjaga nilai-nilai kemanusiaan, dan mengabdikan diri bagi sesama.
Melalui kaderisasi yang berkelanjutan dan kemitraan kelembagaan yang kuat, PMKRI berharap dapat melahirkan kader-kader yang tidak hanya bertumbuh dalam iman, tetapi juga hadir membawa perubahan positif bagi Gereja, masyarakat, dan Indonesia.
Eskop Wisabla Wartawan PapuaBicara.com

















