Sorong — Masyarakat diminta waspada terhadap beredarnya akun media sosial palsu yang mengatasnamakan Kapolda Papua Barat Daya. Akun tersebut menggunakan nama dan foto profil yang dibuat menyerupai identitas pejabat kepolisian.
Polda Papua Barat Daya mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap akun yang mengaku sebagai Kapolda Papua Barat Daya maupun pejabat kepolisian lainnya.
Dalam informasi yang disampaikan melalui jajaran Humas Polri, disebutkan bahwa akun dengan nama Hengky Haryadi (@hengkyharyady996) bukan merupakan akun resmi Kapolda Papua Barat Daya.
Masyarakat diminta tidak merespons pesan dari akun tersebut, terlebih jika meminta bantuan, uang, data pribadi, maupun mengarahkan korban melakukan transaksi dalam bentuk apa pun.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan informasi yang berasal dari akun tersebut sebelum memastikan kebenaran dan sumber resminya.
“Waspada akun palsu mengatasnamakan Kapolda Papua Barat Daya,” demikian imbauan yang disampaikan kepada masyarakat.
Polda Papua Barat Daya menegaskan bahwa Kapolda Papua Barat Daya tidak memiliki akun pribadi di media sosial seperti yang beredar tersebut.
Masyarakat yang menemukan akun mencurigakan diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan dugaan penipuan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.
Untuk memperoleh informasi resmi dan terpercaya mengenai kegiatan Polda Papua Barat Daya, masyarakat diimbau mengikuti kanal resmi Humas Polda Papua Barat Daya, antara lain Humas Polda PBD dan akun resmi yang digunakan jajaran Polda Papua Barat Daya.
Polisi mengingatkan masyarakat agar selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai informasi, membalas pesan, memberikan data pribadi, atau melakukan transaksi berdasarkan komunikasi melalui media sosial.
Jangan sampai foto dan nama pejabat menjadi celah bagi oknum untuk menipu masyarakat.

















