Tanah Merah – Polres Boven Digoel memberikan pelayanan kemanusiaan dan pendampingan kepada masyarakat Distrik Manggelum yang mengungsi akibat situasi keamanan yang terjadi di wilayah tersebut.
Sebanyak 104 warga, terdiri dari orang dewasa dan anak-anak, meninggalkan kampung halaman mereka untuk mencari tempat yang lebih aman di Tanah Merah, ibu kota Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Sebelum tiba di Tanah Merah, para pengungsi terlebih dahulu mencapai Distrik Kouh. Di lokasi tersebut, mereka disambut dan mendapatkan bantuan serta pengamanan dari Kapolsek Kouh bersama personelnya guna memastikan perjalanan berlangsung aman.
Perjalanan menuju Tanah Merah kemudian dilanjutkan menggunakan lima unit longboat dan speedboat. Setibanya di ibu kota kabupaten, para pengungsi dijemput oleh personel Polsek Mandobo dan Polres Boven Digoel.
Mereka selanjutnya diangkut menggunakan kendaraan dinas, termasuk mobil truk, mobil patroli, kendaraan Samapta, dan ambulans menuju lokasi penampungan sementara di ruang Joglo dan Pendopo Polres Boven Digoel.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Polres Boven Digoel melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh pengungsi.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga setelah menempuh perjalanan panjang dari Distrik Manggelum.
Selain pelayanan kesehatan, para pengungsi juga menerima bantuan makanan dan minuman. Tidak hanya itu, personel Polres Boven Digoel menggelar kegiatan trauma healing, terutama bagi anak-anak dan warga yang mengalami tekanan psikologis akibat situasi yang terjadi di kampung halaman mereka.
Kegiatan tersebut bertujuan membantu pemulihan mental dan memberikan rasa aman selama berada di lokasi penampungan.
Polres Boven Digoel juga melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap seluruh pengungsi. Pendataan ini mencakup identitas, jumlah warga, kondisi kesehatan, serta kebutuhan yang diperlukan selama masa penampungan.
Kapolres Boven Digoel menegaskan bahwa kehadiran Polri merupakan wujud komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak situasi keamanan.
Menurutnya, Polres Boven Digoel akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar serta keselamatan para pengungsi dapat terpenuhi.
“Polri berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang terdampak situasi keamanan. Kami memastikan para pengungsi mendapatkan tempat yang aman, pelayanan kesehatan, bantuan logistik, serta pendampingan psikologis selama berada di Tanah Merah,” ujar Kapolres Boven Digoel.
Dengan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait, diharapkan situasi keamanan di Distrik Manggelum dapat segera kembali kondusif sehingga masyarakat dapat kembali ke kampung halaman dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.
(Humas Polres Boven Digoel)


















