PEGAF — Dominggus Saiba resmi membuka Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) I KONI Kabupaten Pegunungan Arfak periode 2026–2030 yang digelar di Gedung KNPI Kabupaten Pegunungan Arfak, Selasa siang (26/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi agenda penting bagi dunia olahraga di Kabupaten Pegunungan Arfak karena menjadi forum musyawarah pemilihan Ketua Umum KONI Kabupaten Pegunungan Arfak untuk periode selanjutnya.
Dominggus Saiba menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana atas terselenggaranya Musorkab yang dinilai sebagai momentum strategis untuk menentukan arah pembinaan olahraga daerah ke depan.
“Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Musyawarah ini bukan sekadar seremonial pergantian pimpinan, melainkan wadah demokrasi organisasi untuk menentukan arah kebijakan, strategi pembinaan, dan langkah nyata yang akan kita jalankan bersama dalam empat tahun ke depan,” ujar Dominggus Saiba.
Ia menegaskan bahwa KONI memiliki peran sentral dalam membangun prestasi olahraga daerah sekaligus menjadi jembatan antara cita-cita prestasi dan ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, Dominggus Saiba juga menyampaikan penghargaan kepada pengurus KONI periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian dalam membina atlet-atlet daerah hingga mampu meraih prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
“Berbagai prestasi yang telah diukir oleh atlet-atlet kita tidak terlepas dari peran, bimbingan, dan kerja keras pengurus KONI sebelumnya. Semua pengalaman dan jejak kerja yang telah dibangun menjadi modal berharga bagi kepemimpinan baru nanti,” katanya.
Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang kemenangan dan piala, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, kesehatan, serta mempererat persatuan generasi muda di Kabupaten Pegunungan Arfak.
Dalam forum tersebut, Bupati Pegunungan Arfak juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah bersama wakil bupati untuk mendukung pengembangan sarana olahraga, termasuk memperjuangkan pembangunan Stadion DOMAN di Anggi.
Selain itu, ia menegaskan bahwa proses pemilihan Ketua Umum KONI dilakukan melalui mekanisme musyawarah, sementara untuk posisi ketua harian, sekretaris umum, dan bendahara umum akan diberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk menentukan.
Musorkab I KONI Kabupaten Pegunungan Arfak diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang solid, profesional, dan mampu membawa prestasi olahraga daerah semakin maju pada periode 2026–2030.
(Udir Saiba)


















