banner 728x250

Kapolda Alfred Papare Perkuat Sinergi dengan Ormas se-Papua Barat

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Alfred Papera bersama sejumlah Ormas di Manokwari
banner 120x600
banner 468x60

MANOKWARI – Kapolda Papua Barat Alfred Papare menggelar tatap muka bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas) se-Papua Barat di Ballroom Aston Niu Manokwari, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat komunikasi dan sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua Barat.

banner 325x300

Kegiatan itu dihadiri para pejabat utama Polda Papua Barat serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan dari sejumlah daerah di Papua Barat. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Pertemuan diawali dengan sambutan Ketua Parlemen Jalanan Papua Barat, Ronald Mambeuw. Dalam penyampaiannya, ia mengapresiasi langkah Polda Papua Barat yang membuka ruang dialog bersama masyarakat melalui forum tatap muka tersebut.

Menurut Ronald, kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan antara organisasi kemasyarakatan dan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Papua Barat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan daerah, menolak penyebaran hoaks, serta menangkal isu-isu yang dapat memecah belah persatuan,” kata Ronald.

Ia juga menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Otonomi Khusus di Papua. Selain itu, para peserta menyampaikan rasa bangga terhadap Kapolda Papua Barat yang merupakan putra asli Papua.

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat mendukung program-program Polda Papua Barat dan pemerintah dalam menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujar Ronald.

Ditempat yang sama, Kapolda Irjen Alfred Papare menegaskan bahwa Polda Papua Barat terbuka terhadap kritik dan masukan demi perbaikan institusi Polri.

“Pentingnya pembinaan terhadap anggota Polri, khususnya putra-putri Papua yang direkrut melalui jalur Otsus dan Noken agar menjadi personel yang disiplin dan profesional,” kata Alfred.

Kapolda juga menyinggung rencana pemutaran film Pesta Babi di Manokwari. Menurutnya, selama kegiatan tersebut tidak melanggar hukum dan telah melalui proses sensor sesuai ketentuan yang berlaku, maka pemutaran film tersebut sah untuk dilaksanakan.

“Kami menegaskan bahwa Papua Barat dibangun di atas keberagaman dan nilai-nilai adat yang harus dihormati bersama sebagai pedoman hidup masyarakat. Karena itu, seluruh pihak diminta menjaga toleransi dan persatuan di tengah keberagaman yang ada,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menyoroti berbagai tantangan sosial yang saat ini dihadapi Papua Barat, mulai dari penyalahgunaan narkoba, gangguan ketertiban oleh remaja, perselisihan antarwarga, penyebaran hoaks, ujaran kebencian di media sosial, hingga provokasi yang memanfaatkan isu sosial.

“Narkoba, penyebaran Hoaks, ujaran kebencian di media-media sosial menjadi tanggung jawab bersama untuk menangkal isu isu liar. Polda Papua Barat tetap menghormati kebebasan berekspresi dan penyampaian pendapat di muka umum selama dilakukan secara tertib, damai, dan sesuai aturan hukum yang berlaku,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kabid Humas Polda Papua Barat Gadug Kurniawan mengatakan, kegiatan tatap muka bersama Ormas merupakan bentuk komitmen Polda Papua Barat dalam membangun hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.Menurutnya, sinergi antara Polri dan organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah di Papua Barat.

“Kegiatan ini menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Papua Barat tetap terjaga dengan baik,” ujarnya. (*)

banner 325x300
Penulis: Usman Nopo Editor: Usman Nopo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90