Lantik Pengurus IMDT Periode 2026–2028, Wempi Towansiba Tekankan Kekompakan dan Tanggung Jawab

banner 120x600
banner 468x60

PAPUA BARAT, MANOKWARI — Kepala Distrik Taige, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Wempi Towansiba, S.Pd., M.Ling., menegaskan pentingnya kekompakan, kerja sama, dan tanggung jawab bagi mahasiswa dalam menjalankan organisasi. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa merupakan generasi penerus sekaligus calon pemimpin masa depan yang harus mempersiapkan diri sejak dini.

Pesan tersebut disampaikan Wempi Towansiba dalam acara pelantikan Badan Pengurus Harian Ikatan Mahasiswa Distrik Taige (IMDT), Kabupaten Pegunungan Arfak, Kota Studi Manokwari, periode 2026–2028. Kegiatan itu berlangsung di Gereja Isak Manguwapi, Manokwari, Sabtu sore (17/10/2026), dengan mengusung tema “Pemuda IMDT Bersatu, Berkarya, Jadi Teladan.”

Dalam arahannya, Wempi menekankan bahwa seluruh pengurus harus membangun kerja sama dan menjaga kekompakan agar organisasi dapat berjalan dengan baik.

“Kerja sama dan kekompakan sangat penting dalam sebuah organisasi. Saya berharap seluruh pengurus IMDT tetap solid, setia menjalankan tugas dan tanggung jawab, serta bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing,” ujar Wempi.

Ia menjelaskan, organisasi mahasiswa tersebut harus menjadi wadah yang mampu menyatukan mahasiswa dan mahasiswi asal Distrik Taige, sekaligus mendorong mereka untuk mengembangkan potensi dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin pada masa mendatang.

“Mahasiswa adalah generasi penerus dan calon pemimpin masa depan. Karena itu, mahasiswa harus mempersiapkan diri dengan baik, membangun kebersamaan, serta menunjukkan sikap dan tindakan yang positif di tengah masyarakat,” tegasnya.

Menurut Wempi, pelantikan pengurus IMDT bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah penting untuk memperkuat keberadaan organisasi dan memperjelas tanggung jawab kepengurusan dalam menjalankan berbagai program kerja.

Ia juga berharap keberadaan IMDT dapat menjadi jembatan komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah, terutama dalam memperjuangkan kebutuhan serta mendukung kegiatan positif mahasiswa asal Distrik Taige.

“Dengan adanya organisasi yang memiliki kepengurusan yang jelas, mahasiswa dapat menyusun program dan mengajukan proposal kegiatan kepada pemerintah daerah, bupati, bahkan kepala distrik. Namun, semuanya harus dilakukan dengan baik, terarah, dan mengikuti mekanisme yang berlaku,” ungkapnya.

Wempi mengingatkan agar para pengurus tidak hanya mengandalkan nama organisasi, tetapi juga menunjukkan komitmen melalui kerja nyata. Setiap program harus dirancang berdasarkan kebutuhan mahasiswa dan dilaksanakan dengan semangat kebersamaan.

Ia berharap pengurus IMDT periode 2026–2028 mampu menjaga persatuan, membangun komunikasi yang baik, serta menjadikan organisasi sebagai ruang belajar kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Harapan saya, IMDT menjadi organisasi yang benar-benar bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat Taige. Jaga kekompakan, laksanakan tanggung jawab dengan baik, dan jadilah teladan melalui karya serta tindakan nyata,” demikian pesan Wempi.

Pelantikan tersebut diharapkan menjadi awal bagi pengurus IMDT untuk memperkuat solidaritas mahasiswa, menyusun program kerja yang bermanfaat, dan mempersiapkan generasi muda Taige agar kelak mampu mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Pegunungan Arfak.

Penulis: Udir Saiba
Sumber: Papua Bicara | 17 Oktober 2026

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90