Semangat Sumpah Pemuda Menyala di Pegaf, OSIS SMP Negeri 15 Meyah MDI Gelar Seminar Sehari

banner 120x600
banner 468x60

PEGUNUNGAN ARFAK, PAPUA BARAT — Semangat Sumpah Pemuda tidak hanya hidup dalam catatan sejarah, tetapi juga tumbuh di ruang-ruang kelas, tempat generasi muda mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Semangat itulah yang diwujudkan OSIS SMP Negeri 15 Meyah MDI melalui seminar sehari dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.20 WIT tersebut dipusatkan di ruang kelas IX.B SMP Negeri 15 Meyah MDI, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Papua Barat. Seminar ini diikuti sekitar 45 peserta, yang terdiri atas peserta didik SMP Negeri 15 Meyah MDI, siswa SD Negeri 70 Iba, serta para guru.

Seminar tersebut mengangkat tema “Menumbuhkan dan Mengamalkan Semangat Juang Pemuda dalam Membangun Pemuda yang Mandiri, Berprestasi, dan Bertanggung Jawab.” Tema ini menjadi pengingat bahwa generasi muda membutuhkan bukan hanya semangat, tetapi juga karakter, pengetahuan, dan keberanian untuk mengambil bagian dalam pembangunan.

Ketua OSIS SMP Negeri 15 Meyah MDI, Frengky Derebi, menjelaskan bahwa terselenggaranya kegiatan tersebut merupakan hasil koordinasi dan kerja sama yang baik antara para guru dan seluruh keluarga besar pengurus OSIS.

Menurut Frengky, kebersamaan dan dukungan pihak sekolah menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi peserta didik. Ia berharap seminar tersebut tidak berhenti sebagai agenda peringatan tahunan, tetapi menjadi titik awal bagi pelajar untuk mengembangkan potensi diri dan menumbuhkan rasa tanggung jawab.

Frengky juga menyampaikan terima kasih kepada Yanis Iba, S.Th., M.Ag., yang hadir sebagai pemateri dalam seminar tersebut. Ia menilai kehadiran pemateri menjadi kesempatan berharga bagi para pelajar untuk memperoleh motivasi dan memperluas wawasan mengenai peran pemuda dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menegaskan bahwa generasi muda merupakan salah satu pilar perubahan bagi bangsa dan Tanah Papua, khususnya Kabupaten Pegunungan Arfak dan Distrik Testega. Menurutnya, pelajar perlu mempersiapkan diri agar kelak mampu memberikan kontribusi nyata bagi kampung, lingkungan adat, dan dunia pendidikan.

Sementara itu, Yanis Iba hadir untuk membawakan materi yang selaras dengan tema seminar, yakni pentingnya membangun pemuda yang mandiri, berprestasi, dan bertanggung jawab. Kehadiran pemateri di tengah para pelajar diharapkan dapat memperkuat motivasi mereka untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta berani menetapkan cita-cita.

Peringatan Sumpah Pemuda menjadi momentum penting bagi para pelajar untuk memahami bahwa perubahan tidak selalu harus dimulai melalui langkah besar. Disiplin dalam belajar, menghormati guru dan orang tua, menjaga persatuan, serta berani berkarya merupakan bagian dari pengamalan semangat kepemudaan dalam kehidupan sehari-hari.

Di Pegaf, semangat itu diharapkan tumbuh dari bangku sekolah dan menjalar ke kampung-kampung. Para pelajar memiliki kesempatan untuk menjadi generasi yang tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga membawa harapan bagi masyarakat dan masa depan Tanah Papua.

Melalui seminar sehari ini, OSIS SMP Negeri 15 Meyah MDI menunjukkan bahwa sekolah dapat menjadi ruang tumbuhnya kepemimpinan, persatuan, dan gagasan perubahan. Semangat Sumpah Pemuda diharapkan terus hidup dalam tindakan nyata, sehingga generasi muda Pegunungan Arfak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan bertanggung jawab.

Penulis: Marten Sreklefat

banner 325x300
Penulis: Marten Kresefat Editor: Usman Nopo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90