Marhaen Cup I 2026 Resmi Ditutup, GMNI Teluk Bintuni Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

banner 120x600
banner 468x60

BINTUNI, PAPUA BARAT — Turnamen Marhaen Cup I 2026 yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Karateker Teluk Bintuni resmi ditutup pada Senin (26/10/2026). Kompetisi ini menjadi wadah bagi para atlet lokal untuk menunjukkan kemampuan, sportivitas, dan semangat persaudaraan melalui olahraga.

Turnamen yang diikuti 37 tim putra dan putri tersebut mendapat sambutan dari peserta dan masyarakat. Kehadiran para pemain serta suporter turut menyemarakkan pertandingan hingga rangkaian kegiatan berakhir.

Dalam hasil pertandingan kategori putra, Putra Bintang B keluar sebagai juara pertama, disusul Putra Satria di posisi kedua dan Dusun Sagu sebagai juara ketiga.

Sementara itu, pada kategori putri, Almansa berhasil meraih juara pertama, Risaturi menempati posisi kedua, sedangkan Kayusuri berada di peringkat ketiga.

Sekretaris DPC GMNI Karateker Teluk Bintuni, Roberto Yasiee, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dalam Marhaen Cup I 2026. Menurutnya, keterlibatan 37 tim menjadi bagian penting dalam menyukseskan turnamen tersebut.

Ia berharap kompetisi ini tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga mampu membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet berbakat dari Teluk Bintuni yang dapat mengharumkan nama daerah.

“Semoga dari turnamen ini lahir atlet-atlet terbaik dari Bintuni yang mampu membawa nama baik Tanah Sisar Matiti,” demikian harapan yang disampaikan Roberto.

Roberto juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan para suporter yang hadir memberikan dukungan selama pertandingan. Ia mengapresiasi partisipasi semua pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

Menurutnya, penyelenggaraan Marhaen Cup I merupakan bagian dari upaya GMNI menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda. Olahraga dinilai dapat menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, membangun disiplin, serta mengembangkan potensi anak muda di daerah.

“Kegiatan yang kami buat ini adalah kegiatan positif, dari kita untuk kita,” tegasnya.

Di sisi lain, Roberto berharap Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni memberikan perhatian lebih terhadap kegiatan kepemudaan dan olahraga yang digagas organisasi maupun komunitas lokal. Ia menegaskan GMNI siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Namun, menurutnya, dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor, masih dibutuhkan agar kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak peserta.

Melalui Marhaen Cup I 2026, GMNI Teluk Bintuni berharap semangat sportivitas dan kebersamaan terus tumbuh, sekaligus menjadi pijakan bagi pembinaan atlet lokal untuk berprestasi dan membawa nama Kabupaten Teluk Bintuni ke tingkat yang lebih tinggi.

Papua Bicara | 27 Oktober 2026

Reporter: Roberto Yasiee

banner 325x300
Penulis: Roberto Yasie Editor: Usman Nopo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90