MIMIKA – Mutasi besar-besaran yang dilakukan Kapolri terhadap sejumlah pejabat kepolisian, termasuk jajaran Kapolres di wilayah Papua, dinilai menjadi momentum evaluasi sekaligus tantangan bagi para pejabat baru untuk menjawab berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah tugas masing-masing.
Salah satu sorotan tertuju pada Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Wilayah ini dinilai masih menghadapi persoalan praktik perjudian togel yang menurut sejumlah kalangan masih marak beroperasi.
Kondisi tersebut menjadi perhatian publik dan diharapkan menjadi salah satu prioritas Kapolres Mimika yang baru, AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak.
Ketua LSM WGAB Papua, Yerry Basri Mak, SH., MH., meminta Kapolres yang baru menunjukkan komitmen dan keberanian dalam memberantas praktik perjudian yang dinilai telah lama meresahkan masyarakat.
“Dengan kepemimpinan Kapolres yang baru, saya meminta agar berani bertindak terhadap praktik judi togel di wilayah hukumnya. Jangan sampai kondisi yang terjadi selama ini kembali terulang. Ini menjadi momentum untuk membuktikan keseriusan Polri dalam penegakan hukum,” tegas Yerry. Minggu, (28/06/2026).
Menurutnya, praktik perjudian togel diduga masih berlangsung secara terbuka di sejumlah lokasi. Ia berpendapat kondisi tersebut menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat terhadap efektivitas penegakan hukum, meski dugaan tersebut tetap memerlukan pembuktian melalui proses hukum.
Yerry juga mendesak aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas terhadap para bandar maupun pengecer togel apabila ditemukan bukti yang cukup. Menurutnya, penindakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu guna memberikan efek jera serta memulihkan kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian.
“Tangkap dan proses sesuai hukum para bandar maupun pengecer yang terbukti melanggar. Jangan sampai muncul anggapan bahwa aparat lemah dalam memberantas perjudian di Mimika,” ujarnya.
Pergantian pimpinan di Polres Mimika dinilai menjadi ujian awal bagi AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak.
Keberhasilannya dalam menjawab tuntutan masyarakat, khususnya terkait pemberantasan perjudian, akan menjadi salah satu indikator kinerja yang mendapat perhatian publik.
Masyarakat kini menaruh harapan agar semangat pembenahan yang menjadi bagian dari kebijakan mutasi Kapolri dapat diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan.
“Penegakan hukum yang profesional, transparan, dan konsisten dinilai menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum di Kabupaten Mimika,” pungkasnya. (*)


















